Jelajahi Jember dalam 1 hari anda!

10/15/2011

Tips Menghadapi Siswa Anak-anak

Kiat Mengajar Anak Kecil 
 

   Mengajar adalah kegiatan mentransfer ilmu yang kita ketahui kepada orang lain agar orang lain, dimana guru sebagai media pembelajaran sekaligus sebagai sumber pengetahuan, sedangkan siswa sebagai penerima pengetahuan yang diberikan guru. Mengajar sebenarnya mudah karena seorang guru hanya bermodal suara dan pengetahuan yang cukup untuk menjelaskan ilmu yang akan disampaikannya di depan para siswa. Semua orang juga bisa menjadi pengajar asalkan ada penerima pengetahuan yang disampaikan. Namun tantangan terbesar adalah apakah siswa yang kita ajar tertarik dan masih memperhatikan ilmu yang kita ajarkan? Apalagi jika siswa-siswanya adalah anak kecil, dimana anak kecil adalah siswa yang lebih cepat bosan daripada siswa remaja. Maka dari itu harus dibutuhkan kiat-kiat tertentu agar siswa tersebut tertarik dan tidak cepat bosan akan pelajaran yang kita ajarkan. Berikut adalah kiat-kiatnya :
  1. Jadilah guru yang sabar dan menyenangkan
    Mengajar siswa yang masih anak-anak memang memputuhkan perhatian ekstra, sehingga menuntut kita untuk lebih sabar dan tetap menjadi sosok yang menyenangkan di mata mereka. Siswa takkan pernah peduli kita sedang mampunyai masalah atau tidak, tidak peduli suasana hati ataupun mood kita. Oleh karena itu, jangan sampai anda memperlihatkan suasana hati anda yang sebenarnya kepada mereka jika suatu saat anda merasa lelah, marah ataupun sedih. Seorang guru memang harus berbohong untuk membuat siswanya tetap antusias mengikuti pelajaran. Ya, guru harus tetap tersenyum, menyenangkan dan selalu bisa berkomunikasi dengan baik terhadap siswanya. Jadi, jangan sekali-kali anda mencoba membentak siswa yang tengah menangis, jika anda tidak ingin suasana semakin keruh.
  2. Memanggil dengan nama panggilan siswa
    Berusaha mengakrabkan diri dengan siswa juga merupakan kiat yang bagus untuk menarik perhatiannya. Karena jika siswa sudah tertarik dan menyukai gurunya, otomatis dia juga akan menyukai pelajarannya. Sehingga dalam proses mengajar jika anda ingin memanggil siswa anda, cukup panggil dengan nama panggilanya saja. Jika anda memanggil dengan nama lengkapnya, ini lebih terkesan formal, sehingga siswa tetap merasa sebagai siswa dan anda sebagai gurunya yang harus siswa patuhi.  Tentunya hal ini dapat membuat pembatas atau jarak yang cukup jauh untuk kedekatan anda.Selain itu dengan memanggil nama sapaannya, siswa akan merasa lebih dihargai keberadaannya bahwa anda memperhatikan mereka. Jadi, menghafal nama siswa ternyata masih anda butuhkan dalam proses pembelajaran.
  3. Adakan kuis berhadiah
    Kuis berhadiah adalah saat yang dinanti-nanti oleh para siswa. Karena dengan berhasil menjawab pertanyaan anda, mereka akan memperoleh hadiah. Apalagi jika hadiah tersebut anda bungkus dalam kertas kado yang rapi, ini akan lebih membuat mereka merasa tertantang dan penasaran apa isi kado itu. Hadiah sekecil apapun bagi mereka adalah berharga. Karena yang terpenting adalah hadiah tersebut mereka dapat bukan secara cuma-cuma melainkan dengan kerja keras menjawab soal atau kuis yang anda berikan. Hal ini juga dapat memancing persaingan di antara para siswa agar berlomba-lomba menguasai materi anda, mengingat hadiah diberikan hanya kepada siswa yang berhasil menjawab kuis. Dengan demikian, beban anda untuk menyampaikan materi agar diterima siswa jadi lebih berkurang, karena mereka sudah mempunyai rasa ingin menguasai materi anda demi kuis berhadiah yang anda janjikan itu.
  4. Berikan pujian 
    Pemberian pujian adalah cara terbaik untuk menghargai usaha siswa. Meskipun siswa anda salah dalam menjawab pertannyaan, ataupun pendapat mereka tidak sesuai dengan materi yang anda sampaikan, tetap berikan mereka pujian atas usaha mereka. Pujian yang berkesan akan membuat anak terpaju untuk belajar lebih baik lagi. Mereka akan mencoba untuk menjadi sempurna dan kemudian tertarik untuk menjawab pertanyaan anda di lain kesempatan, karen sesungguhnya mereka mengerti jika jawaban mereka salah namun anda tetap bersenang hati memberikan pujian. Jadi, janganlah pelit untuk memberi pujian pada siswa anda. Sekecil apa pun pujian anda, akan membuat mereka merasa dihargai dan diperhatikan.
  5. Mengajarlah dengan cara kreatif dan berbeda
     Guru yang memperhatikan siswanya adalah guru yang peka mengetahui gejala atau tanda-tanda ketika siswa mulai bosan terhadap pelajaran yang disampaikan. Misalnya di saat anda tengah mengajar tiba-tiba siswa anda menguap, meletakkan kepala di meja atau mengalihkan pandangan dari anda. Saat itulah anda harus dituntut kreatif untuk memacu gairah belajar mereka kembali. Misalnya, anda bisa menggambar seorang gadis kecil tengah bermain ayunan untuk menjelaskan bahasa inggris bermain ayunan, mengingat anak-anak sangat suka dengan visual atau sesuatu yang bisa dilihat. Apalagi jika gambar itu lucu. Ya, anda bisa menamai gambar gadis tadi dengan nama siswa anda. Sehingga siswa akan merasa turut andil dalam pembelajaran anda. 

         Pembaca, kiat di atas bisa anda terapkan di dalam kegiatan mengajar anda. karena cara tersebut sudah terbukti ampuh untuk menarik minat siswa anak-anak untuk memperhatikan materi yang anda ajarkan. Dan saya juga sudah membuktikan sendiri. Siswa-siswa saya menjadi lebih dekat dengan saya dan mereka bisa menguasai materia yang saya berikan. Dan satu kelebihan mengajar siswa anak-anak adalah membuat anda awet muda, karena setiap hari anda bisa membagi senyum anda bersama mereka. Semoga bermanfaat. ^^

    Tags : Mengajar anak-anak, tips mengajar, kiat mengajar, kiat mengajar anak, tips-tips mengajar, pembelajaran anak, cara mengajar siswa, mengajar anak

1 komentar:

  1. info yang sangat membantu buat para guru..
    semoga guru kita menjadi teladan yang baik

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your Pasif Income

Adsense Indonesia

Domain & Hosting mulai 30rb, Click disini! (The cheapest Domain & Hosting)

hosting