Jelajahi Jember dalam 1 hari anda!

1/05/2012

Kapan kita mulai perlu mencari jodoh??

Jodoh = Tulang Rusuk

   Sebuah perumpamaan, Kalau jodoh takkan lari kemana. Perumpamaan yang amat singkat tersebut begitu menyiratkan bahwa kita tak perlu ambil pusing untuk masalah perjodohan karena jodoh kita nanti akan datang dan bertemu dengan kita lagi atas kehendak Allah SWT. Lantas jika jodoh kita tak lari kemana-mana, apakah kita cukup hanya tinggal diam dan tak melakukan usaha apapun? Kemungkinan sangat kecil sekali untuk mendekati jodoh yang takkan lari jika kita tidak membuat suatu pergerakan diri. Dengan kata lain untuk segera dipertemukan dengan jodoh kita, kita pun juga harus berusaha. Bisa dengan cara memperluas pergaulan, mengembangkan relasi dan membina tali silahturahmi. Karena tidak akan mungkin jika teman anda tak mempromosikan atau menceritakan jati diri anda kepada orang lain tentang kelebihan anda, kecuali anda benar-benar orang yang sangat membosankan dan dibenci orang.
   Lalu jodoh seperti apakah yang kita inginkan?? Tentunya setiap orang mempunyai kriteria masing-masing yang intinya selalu baik, tampan/cantik, penyayang, sabar, murah hati, pekerja keras, berkarakter kuat dan tentunya mampu menjadi pasangan yang baik di kala suka dan duka. Belum ada ceritanya seseorang mencari jodoh yang keras kepala, jahat, suka memaki, malas, dengki, pemarah, pencemburu, dll. Karena setiap orang selalu mempunyai keinginan dan naluri untuk hidup lebih baik, mereka sosok melihat sosok calon pendamping hidupnya sebagai sebuah masa depan yang cerah. Karena jodohlah yang nantinya akan menjadi teman hidup kita, yang selalu dekat dengan kita dan juga menjadi bagian dari keluarga kita sampai maut memisahkan. Maka dari itu mayoritas orang sangat berhati-hati dalam memilih jodoh. Hati-hati ya, jika mengartikan jodoh sebagai pacar. Karena tidak semua orang berkenan menjadikan pacar sebagai jodoh. Kalau 'pacar' lebih menuju pada hubungan relasi, suka-suka, tanpa status jelas, gonta-ganti dan kurang komitmen. Jadi, bagi anda yang sudah memiliki pacar ataupun sudah berpacaran selama bertahun-tahun, jangan lantas percaya diri bahwa pacar anda yang sekarang ini adalah calon pendamping hidup anda. Segala sesuatu bisa terjadi. Jika pacar anda bukan jodoh anda maka dia takkan pernah bisa menjadi pelabuhan terakhir cinta anda.
   Mengingat sekarang ini orang banyak mendefinisikan pacar sebagai belahan jiwa atau jodoh, maka diperlukan adanya pemikiran baru tentang jodoh yang layak untuk kita. Jika anda menginginkan jodoh yang berkriteria kaya, pintar, tampan/cantik, sholeh, pekerja keras, penyabar dan penyayang, maka solusi dan langkah yang paling efektif untuk menemukan jodoh sesuai kriteria anda tersebut adalah dengan cara bercermin. Ya! Sudah layakkah kita dipilih atau memilih menjadi pendamping jodoh kita itu??? Jika belum, maka layakkanlah diri anda terlebih dahulu sebelum anda menilai orang lain untuk layak menjadi pasangan sejati anda. 
   Lalu kapan kita perlu mencari jodoh?? Pasti anda merasa bingung dan bertanya-tanya, jika memang pacaran tidak menberikan garansi untuk memperoleh hubungan yang sukses sampai ke jenjang pernikahan. Jawabannya adalah ketika diri anda seutuhnya sudah siap berkomitmen untuk menuju sebuah jenjang pernikahan. Bukankah jodoh dicari untuk dinikahi? Maka sudah sangat jelas jika saat yang tepat untuk mulai mencari jodoh anda adalah saat dimana anda sudah berkomitmen bulat untuk menikah. Anda tak perlu kuatir dengan segala macam hal yag berhubungan dengan pernikahan, jika memang anda perlu menikah. Bukankah menikah sunnah Rasul untuk menjaga kehormatan diri dan menjauhkan dari perzinaan?? Maka luruskan lagi tujuan anda menikah adalah untuk menghindarkan diri dari perbuatan maksiat untuk memenuhi aturan Allah SWT. Sehingga, mencari jodoh dan menikah adalah semata-mata karena Allah. 
   Sekali lagi anda harus meluruskan pemikiran bahwa pernikahan yang dilatar belakangi karena kekayaan, jabatan, cinta, nafsu, dan keturunan adalah pernikahan yang tidak dirahmati Allah SWT, dalam sebuah hadist :
   
     “Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya” (HR. Thabrani)

   Dengan demikian jika anda ingin menemukan jodoh anda, maka kuatkan diri semata-mata karena keinginan menikah atas ridho Allah SWT dan mintalah petunjukkNya. Serta jangan jadikan pacar anda sebagai acuan bahwa dia adalah orang yang akan menjadi tambatan hati terakhir anda. Cinta dari insan manusia bisa membutakan hati anda, namun hanya cinta kepada Allah adalah cinta yang hakiki dan akan abadi.
  
   Selamat mencari jodoh & semoga berjodoh ^0^

Tags : pernikahan, perjodohan, jodoh, sunnah rasul, hakikat cinta, tujuan hidup, menikah, soulmate, tulang rusuk
   

5 komentar:

  1. kalau jodoh memang tak akan lari kemana, namun tetaplah haru berbuat sesuatu dan tidak berdiam diti saja.

    BalasHapus
  2. Betrrruuu...lll jodoh teteup harus dicari.. teteup istiqomah

    @Orang Sumba : waw... Banyuwangi is my Home town. ^^

    BalasHapus
  3. menunggu jodoh yang pas...he..nice share sob...q follower 27 sob...mampir n follback ya...

    BalasHapus
  4. membaca artikel ini membuat saya sedikit deg-degan saat memikirkan soal jodoh
    sebuah mistery besar milik yang maha kuasa :) tentunya
    nice post sobat... keep on writing...

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your Pasif Income

Adsense Indonesia

Domain & Hosting mulai 30rb, Click disini! (The cheapest Domain & Hosting)

hosting