Jelajahi Jember dalam 1 hari anda!

2/10/2012

Kiat Meningkatkan IP

Trik Nilai Mata Kuliah Bagus

    "Aduh, aku dapat E! Sial, ngulang lagi tahun depan deh.. Kapan bisa lulus kuliah cepat kalau kayak gini." guman salah satu mahasiswa.
    Mungkin teman-teman kita ataupun kita sendiri tidak jarang mendengar ungkapan kekecewaan seperti hal di atas akibat mata kuliah yang tidak lulus ditempuh. Rata-rata untuk satu mata kuliah yang ditempuh sama dengan dua sks. Sehingga jika tidak lulus 1 mata kuliah saja berarti telah membuang jatah dua sks yang ada pada semester berikutnya. Jika hal in sering terjadi sudah dapat dipastikan seorang mahasiswa akan menjalani masa perkuliahan yang lama dengan nilai pas-pasan. Sudah 5-7 tahun tapi belum juga lulus. Pasti nggak mau dong. Oleh karena itu berikut ada beberapa kiat yang bisa teman-teman lakukan agar mendapat nilai A & B dalam perkuliahan. Tentunya tidak gampang penuh kerja keras, namun jika kawan lebih tahu tentang kiat-kiatnya maka nanti akan lebih mempermudah dalam kegiatan perkuliahan di kampus.
   Kiat Lulus dalam Perkuliahan Kampus :
1. Jangan terlambat
    Orang yang disiplin akan lebih menghargai waktu. Oleh karena itu usahakan minimal 5 menit sudah berada di kampus dan duduk manis di dalam ruangan kelas. Hal ini sangat penting untuk menghindari konsekuensi tidak diperbolehkan mengikuti pelajaran oleh dosen jika terlambat dan juga berebut tempat duduk yang strategis dari jangkauan tempat duduk dosen. Jika kita disiplin tentunya dosen akan memberikan penilaian yang lebih terhadap kita atas usaha kita agar tidak terlambat.
2. Duduk di bangku paling depan
    Seorang pemimpin dan pejuang tangguh akan berani memimpin barisannya dari posisi terdepan dan siap untuk menang. Seperti halnya seorang mahasiswa yang siap bertempur menimba ilmu dari dosennya serta menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan. Duduk di bangku terdepan adalah posisi yang sangat strategis sekali untuk dapat lebih mudah berinteraksi dengan dosen. Duduk di bangku depan akan membuat pandangan kita lebih leluasa, pendengaran lebih jelas, slide presentation dosen lebih dekat di tangkap mata dan yang pasti kita akan lebih cepat dalam menjawab kuis atau pertanyaan dosen. Perlu diketahui juga bahwa tak sedikit dosen-dosen yang mengajar di perkuliahan rata-rata umurnya sudah mulai lanjut usia sehingga baik pandangan maupun suara kurang bisa memenuhi, seperti adanya kendala suara dosen yang tidak jelas didengar atau tulisan di papan tulis yang terlalu kecil serta pandangan dosen yang hanya mampu melihat jarak dekat, menyebabkan dosen hanya mampu melihat dan memperhatikan mahasiswa yang ada di deretan depan saja. Sehingga jangan heran jika dosen selalu memfokuskan pandangannya pada deretan depan dan menunjuk mahasiswa di bangku terdepan saat menjawab kuisnya.
3. Sekilas senyuman & anggukan untuk dosen 
     Senyumlah maka dunia akan tersenyum padamu. Ya, hal ini bisa kawan praktekkan juga saat kuliah. Siapapun juga, asalkan dia masih bermental sehat akan senang jika melihat orang tersenyum. Kiat ketiga ini adalah untuk mendapatkan perhatian dosen bahwa kita benar-benar mengerti dan mengikuti segala penjelasan yang disampaikannya. Sehingga saat pandangan dosen mengarah ke kita, usahakan kita tersenyum simpul sembari mengangguk-anggukkan kepala tanda mengerti. Otomatis, beliau akan bangga dan senang jika mahasiswanya dapat mengikuti perkuliahan yang ia sampaikan. Maka, unsur subyektif di sini bisa saja berperan. Siapa tahu karena anda sering duduk di bangku paling depan dan saat menerangkan anda selalu mengerti apa yang disampaikannya, maka akan sangat wajar jika dosen tersebut lebih mengingat kita dan memberikan nilai tambahan pada nilai.
4. Aktif di kelas
    Aktif di kelas bukan berarti kawan harus bertindak agresif, anarkis dan menggebu-gebu untuk dapat menarik perhatian dosen. Aktif di kelas berarti kawan harus selalu menjadi bagian dalam perkuliahan, seperti menjawab pertanyaan dosen, mengajukan pertanyaan di akhir perkuliahan, berdiskusi dengan teman saat sesi diskusi/saat mengerjakan tugas, & konsultasi dengan dosen saat tidak mengerti pelajaran yang disampaikan. Dan bila memang saat itu kawan masih belum mempunyai pertanyaan berbobot untuk ditanyakan, ini bukanlah menjadi sebuah masalah. Mulailah dengan pertanyaan ringan yang kawan tahu walaupun sudah tahu jawabannya. Karena dengan bertanya, dosen akan lebih menghargai usaha kita dalam menguasai materi yang ia berikan.Selain itu akan lebih baik jika sebelum perkuliahan kawan membaca buku dulu untuk mendapatkan bahan pertanyaan berkualitas yang akan diajukan nantinya.
5. Mengerjakan Tugas Tepat Waktu
     Tepat waktu merupakan syarat kedisiplinan. Sudah banyak pengalaman yang terjadi bahwa dalam memberi tugas, dosen akan memberitahukan tenggang waktu pengumpulan (baca : deadline), sehingga jika terlambat biasanya akan terjadi pengurangan pada penilaian tugas tersebut. Dan bagi tugas yang terkumpul in time atau di awal jauh hari sebelum deadline, dosen akan memberikan bonus nilai tambahan atas usaha kita tersebut. Maka agar tugas bisa terkumpulkan in time dan kita tidak terburu-buru mengerjakannya, usahakan tugas dikerjakan atau dicicil sejak hari pertama tugas diberikan langsung segera selesaikan. Namun jika tugas sangat sulit bisa dengan dicicil secara harian, sehingga pekerjaan yang kita lakukan akan lebih terasa ringan dan menyenangkan.
6. Jangan Menandatangani Absensi Teman
   Seperti yang sudah pernah terjadi sebelumnya tentang kasus TA (Titip Absen) yaitu menandatangankan absen/tanda kehadiran teman kita, maka jika ketahuan dosen, beliau tidak akan segan-segan untuk mengurangi nilai kita bahkan bisa sampai tidak meluluskan. Mengingat hal tersebut adalah perbuatan yang tidak jujur atau memanipulasi kehadiran. Sudah bisa dipastikan jika mengisi absen saja tidak jujur, maka saat ujian pun mahasiswa yang berperilaku seperti itu juga tidak jujur seperti mencontek, berkirim sms jawaban & membaca contekan di kertas. Walaupun teman yang minta ditandatangankan itu adalah teman akrab kita sendiri, kita harus tetap konsisten untuk menolaknya karena konsekuensinya sangatlah besar. Selain itu juga merupakan penipuan, dosa besar bagi pelaku penanda tangan tersebut. Kita tak usah khawatir atau minta ditandatangankan saat berhalangan hadir, karena universitas sudah memperhitungkannya dengan memberikan kesempatan alfa/tidak hadir kuliah sebanyak 3x dalam satu semester. 
7. Belajar Rutin
    Hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai. Pepatah itu memang benar adanya dalam menyikapi perjalanan hidup manusia. Jika kita rajin maka kita akan pandai dengan sendirinya. Rajin artinya konsisten teratur mengerjakan sesuatu meski ada hal menarik lain yang menggoda. Misalnya besok Senin kita akan kuliah dan kemungkinan dosen akan membahas materi minggu lalu. Sementara saat ini teman kita menelepon dan mengajak kita untuk hang out bareng bersama teman-teman lainnya, itulah godaan yang harus kita hadapi. Mahasiswa yang konsisten dan bertujuan ke depan akan menolaknya atau mencari alternatifnya, seperti belajar dulu lalu hang out, setelah hang out bisa membaca lagi/mereview pelajaran yang tadi dipelajari. Jangan belajar hanya pada saat malam sebelum ujian saja. Karena kapasitas memori otak manusia itu terbatas dan tidak bisa mengingat pelajaran yang begitu banyaknya dalam semalam. Bisa-bisa kepala kita akan pusing dan pelajaran yang kita pelajari malah tidak bisa masuk ke otak lantaran jenuh. Oleh sebab itu dengan rajin dan konsisten setahap demi setahap belajar, materi perkuliahan akan lebih mudah dihafal dan direkam otak. Sehingga pada saat kuliah besok kita bisa mengikuti penjelasan dosen bahkan bisa mengajukan/menjawab pertanyaan.
8. Jangan mengcopas Internet
    Plagiat adalah tindakan yang sangat tidak patut ditiru, yaitu mencopas dan mencontek kutipan, argumen ataupun hasil karya orang lain tanpa mencantumkan sumbernya. Biasanya jika ketahuan pemiliknya, bisa-bisa kita akan dikenakan denda yang lumayan besar nominalnya akibat tindakan mencuri hasil karya orang lain tersebut. Oleh karena itu jika kawan menjadikan artikel di internet sebagai bahan mengerjakan tugas, alangkah sebaiknya diedit dengan bahasa kita sendiri sehingga kita tak serta merta mentah-mentah mengambil pendapat orang lain. Namun jika memang memerlukan bahan referensi, cantumkan kutipan dengan catatan sumber di bagian bawahnya. Selain itu jangan sekali-kali browsing saat ujian berlangsung. Dengan menjawab pertanyaan yang kita search dari internet lalu langsung menggantinya ke lembar jawaban kita, justru akan mengurangi nilai kita. Karena dosen sekarang sudah pada tidak gaptek lagi, rata-rata dari mereka banyak yang berlangganan internet di rumah, atau memiliki modem & fitur ponsel lengkap sehingga memudahkan fasilitas searching. Dosen tentunya sudah mengukur kemampuan berbahasa kita, sehingga jika jawaban kita terlalu memakai penjelasan yang perfect dengan struktur grammar yang sangat baik, sudah pasti dipastikan jawaban tersebut bukan jawaban kawan sendiri. Lalu dosen akan mengetikkan kata kunci jawaban kita di search engine. Maka tidak heran nanti akan muncul sumber bacaan yang sama persis dengan yang ada di internet. Sudah dipastikan, kita takkan mendapatkan nilai bagus melainkan langsung mendapatkan skor E, karena dianggap plagiat dan tidak mau mengerjakan soal sendiri.
9. No Cheating
   Penipuan bukan berarti kejahatan yang hanya terjadi di tengah-tengah masyarakat atau di daerah rawan kriminal saja, ternyata penipuan bisa terjadi di wilayah akademik. Apalagi kalau bukan 'Cheating' alias 'Mencontek'. Nyontek adalah menyalin pekerjaan teman atau bertanya ke teman akan jawaban yang tidak kita ketahui saat ujian berlangsung. Diskusi tidak dilarang namun harus mengetahui tempat dan situasinya. Diskusi saat kegiatan perkuliahan atau pada waktu grup/kelompok berdiskusi sah-sah saja, jangan bawa kegiatan ini di saat ujian berlangsung. Selain nanti akan kena hukuman dari pengawas ujian/dosen kita akan mendapat pengurangan nilai. Karena dosen yang awas atau teliti akan mengoreksi hasil jawaban kita dan mengurangi nilai untuk jawaban yang sama bersih dari segi cara penjelasannya atau titik komanya. Jadi, jangan coba-coba menyontek. Tidak baik untuk nilai dan tidak baik untuk pahala kita. Menyontek sama saja dengan dosa yaitu penipuan. Tetaplah percaya diri akan kemampuan kita.
10.Berpositif Thinking pada Allah
    Manusia hanya bisa berusaha namun hasil akhir hanyalah milik Allah. Sehingga jika kita sudah menerapkan kesembilan kiat-kiat tadi, sudah sewajarnya kita  menyerahkan finalnya pada Allah SWT. Dialah yang maha kuasa akan segala sesuatunya, termasuk atas nilai-nilai kita nantinya. Karena yang memberi kita nilai adalah dosen, yang menggerakkan hati dosen untuk memberikan penilaian bagus atau jelek adalah Allah SWT. Sehingga di sini juga akan terlibat penilaian secara subyektif pula, dan faktor keberuntungan juga memegang peranan penting. Maka bisa saja dosen atau staf akademik salah memasukkan nilai, kertas ulangan yang hilang, salah memasukkan nilai ke daftar nama, dsb. Sehingga kita wajib meminta padaNya agar diberikan kelancaran & keberuntungan, cara-caranya diantaranya adalah sebagi berikut :
a. Shalat Tahajud
   Dalam hadis dijelaskan bahwa sholat lebih utama daripada tidur. Dan bangun di malam hari lalu berdoa kepada Allah di saat orang lain terlelap pulas merupakan saat utama doa makbul terwujud. Yaitu Shalat Tahajud. Untuk bisa shalat tahajud usahakan kita tidur di awal waktu sekitar jam 9 atau 10 malam, agar nanti pada jam setengah tiga sampai subuh bisa terbangun untuk menunaikan Tahajud. Karena Tahajud adalah shalat yang hanya bisa dikerjakan setelah kita bangun dari tidur di malam hari. 
b. Shalat Dhuha
  Shalat Dhuha adalah cara ampuh untuk membukakan pintu rezeki kita dari langit. Shalat ini bisa dikerjakan pada pagi hari sampai perbatasan waktu menjelang dhuhur. Jika kita terlalu sibuk atau padat kuliah, kita bisa mengerjakan shalat dhuha di mushola kampus saat pergantian kelas. Itu lebih baik daripada menggunakan waktu senggang di kampus sekedar untuk menggunjing teman atau ngrumpi tak jelas yang malah akan menghapus pahala. 
c. Sedekah
   Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Memberi tidak akan membuat harta kita bertambah sedikit, justru sebaliknya Allah sudah berjanji akan menambah rezeki kita, bahkan berlipat. Perlu diingat rezeki bukan hanya berupa materi saja, rezeki yang kita terima bisa berupa kesehatan, keluarga yang bahagia, teman-teman yang baik, bahkan nilai bagus juga merupakan rezeki. Oleh karena itu jangan segan-segan untuk bersedakah, harta yang kita punya bukan sepenuhnya milik kita melainkan ada hak-hak orang lain di dalamnya. Begitu pula hukum alam menjelaskan bahwa ada timbal balik dari setiap perbuatan. Jika kita banyak memberi sudah pasti kita nanti akan banyak menerima rezeki yang tak disangka-sangka dari Allah SWT. Ingat ya, sedekah karena Allah, kalaupun karena nilai itu semata-mata kita juga mengharapkan bantuan Allah untuk memberikan kuasanya memberikan nilai bagus pada kita.

d. Berbakti pada orang tua 
  Orang tua adalah orang yang melahirkan dan membesarkan kita dengan ikhlas penuh perjuangan. Tak ada orang tua yang ingin melihat anaknya sengsara. Maka dari itu sangatlah manjur perkataan orang tua terhadap kita. Apapun yang dikatakannya bisa terjadi. Sehingga jadilah anak sholeh yang senantiasa membanggakan hati orang tua. Jika kita bisa menyenangkan hati orang tua serta memperoleh ridhonya, maka sudah pasti jalan hidup kita akan lancar dan berlimpah berkah. Apalagi saat menjelang ujian, kita wajib meminta doa kepada orang tua agar didoakan lancar selama mengerjakan soal-soal ujian. Jika usaha kita selaras dengan orang tua maka timbullah energi-energi positif yang nantinya akan semakin menuju realisasi pada harapan/doa kita tadi untuk memperoleh IP bagus. 


     Kawan, kuliah itu gampang. Yang membuatnya sulit adalah karena kurang tahunya kiat-kiat untuk mendapatkan IP bagus tersebut. Ketidaktahuan itu membuat kita semakin enggan untuk belajar dan memperhatikan penjelasan dosen dalam perkuliahan, bahkan lebih memilih untuk sering hang out, berfoya-foya dengan teman dan malas belajar. IP memang bukan segala-galanya penentu masa depan kita. Namun alangkah baiknya jika kita selalu memperjuangkan hal terbaik dari diri kita. Nah, kalau sudah tahu triknya tinggal selangkah lagi yaitu penerapan. Plan is none without action! So do your best NOW!! ^^

Tags : kuliah, IPK tinggi, cumlaude, cara mencari nilai, nilai bagus, nilai terbaik, kiat memperoleh IP bagus, dunia kampus, belajar rajin, kiat belajar, trik menggapai prestasi

7 komentar:

  1. Nice share sob, kalau boleh saya tambahin lagi

    - Deketin dosen, sering2 bertanya apa mata kuliah yang belum di mengerti
    - Rajin ke perpustakaan
    - Bergaul ma teman mahasiswa yang pinter2
    - Kalau ada mata kuliah yang dapet E, ikut KAS (kuliah akhir semester) aja walau ga dapet libur semester

    BalasHapus
  2. Satu lagi, kalau kebetulan dosennya ganteng atau cantik di pacarin aja he (just kid)

    BalasHapus
  3. Hehe,.. mantap juga nih,.. dan kebetulan IP ane dari dulu-dulu sulit banget nembus 3,...,, *garuk kepala* hihihi....

    Happy Blogging sahabat...

    BalasHapus
  4. @Arman : Bretul Bos, emang masih ada kiat lainnya. Cuman g cukup mau dijabarin semua hehe, y pinter2nya kitalah biar nilai bagus asal g curang, nice comment bro! =D

    @Tagantar : Moga langung dipraktekin kiat tokcer ni ya! Keep Spirit ^^

    BalasHapus
  5. kalo trik ane mah deketin dosen, pastiin ente sampe dikenal/akrab, terus sogok dosen.. 100% work :p tapi nice juga sist :D

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your Pasif Income

Adsense Indonesia

Domain & Hosting mulai 30rb, Click disini! (The cheapest Domain & Hosting)

hosting