Jelajahi Jember dalam 1 hari anda!

2/13/2012

Waspada "Valentine Effect"

Valentine's Day = Peringatan kematian
     Sekitar jam 8 pagi mobil Innova Silver sudah terparkir di depan SMADA Jember dengan garasi mobil sengaja terbuka lebar yang dibawahnya terdapat karton bertuliskan ‘Paket Valentine @10.000 -@15.000’. Pemandangan itu sempat menarik perhatian beberapa pengguna jalan yang tengah berseliweran di sekitar Jl. Jawa. Pasalnya di dalam mobil tersebut terpajang berbagai macam boneka lucu, bunga, kartu ucapan serta coklat yang dikemas dalam bentuk parsel. Barang-barang tersebut didominasi oleh warna pink yang konon adalah simbol kasih sayang. Sudah bisa dipastikan bahwa mobil silver itu adalah media pebisnis untuk meraup untung dari fenomena ‘Valentine's Day’, tak lain target sasaran yang dituju adalah para pelajar di area tersebut, mengingat beberapa meter dari SMADA berdiri sebuah bangunan SMP.
    Mulai dari spanduk, baliho, papan pengumuman, surat kabar, majalah bahkan sampai media penyiaran kali ini tengah disibukkan dengan pengumuman bahwa besok adalah Valentine's Day atau yang biasa disebut dengan hari kasih sayang. Dari berbagai media massa tersebut, kita mengetahui bahwa Valentine's Day adalah hari untuk saling mengungkapkan kasih sayang yang disimbolkan dalam bentuk hati berwarna pink, dimana seseorang harus memberikan ‘sesuatu’ atau barang kesukaan untuk orang yang disayangi dalam bentuk kado. Uniknya kado-kado tersebut hampir semuanya didominasi oleh warna pink. Selain itu fenomena ini juga sangat didukung oleh para pebisnis dan pengusaha sebagai peluang bisnis yang besar, maka tak mengherankan jika banyak tempat perbelanjaan, cafe, restauran, serta hotel telah disulap dengan sedemikian rupa agar bernuansa serba pink penuh hiasan hati & balon beraroma Valentine. 

     Lantas, patutkah kita mengikuti budaya Valentine ini??
 
     Dilihat dari sudut pandang sejarah, bahwa Valentine adalah sebuah nama dari seorang pendeta Katolik Romawi bernama lengkap Santo Valentinus yang telah dibunuh atau dieksekusi karena telah menikahkan pemuda-pemudinya secara sembunyi-sembunyi, mengingat pada masa itu Kaisar Roma Claudius II meyakini bahwa Romawi akan tetap bejaya jika memiliki tentara-tentara yang muda, kuat dan masih suci untuk membela negara sehingga tentara muda tersebut dilarang keras untuk menyentuh wanita. Namun ternyata aturan tersebut dilanggar oleh Valentinus dan akhirnya terbongkarlah perbuatannya sehingga hidupnya harus berakhir melalui hukuman mati. Oleh karena itu peristiwa kematian Valentinus yang jatuh pada tanggal 14 Februari sampai saat ini diperingati sebagai Valentine's Day untuk mengenang pengorbanannya dalam mempersatukan cinta dan kasih sayang sepasang kekasih.
     Berbeda dengan perkembangannya seiring jaman, oleh bangsa Barat hari Valentine telah dibelokkan maknanya menjadi peringatan hura-hura, foya-foya dan berpesta yang tak jauh dari kegiatan mabuk-mabukan serta free sex. Sehingga pada saat Valentine, banyak diadakan pesta khususnya bagi para pemuda dan pasangannya. Setelah sampai larut malam menari, minum, dan mabuk, pasangan-pasangan tersebut melakukan zina layaknya hubungan suami istri. Ternyata budaya ini semakin menyeruak di tengah-tengah masyarakat, hingga akhirnya menular sampai ke bangsa Timur yang masih sangat menjunjung nilai agama, moral dan kesopanan, termasuk Indonesia. 
     Di Indonesia budaya Valentine bukan merupakan hal yang tabu lagi, bahkan semakin dieksploitasi hingga semenarik mungkin. Tampaknya Valentine telah dianggap sebagai agenda tahunan bangsa kita untuk saling mengungkapkan kasih sayang. Ada yang saling bertukar coklat, menghadiahkan boneka, baju warna pink, bunga warna merah, bahkan membooking hotel untuk persiapan puncak malam Valentine's Day tersebut. Apakah kasih sayang harus diungkapkan dalam satu hari? Bagaimana dengan hari-hari yang lain? Padahal yang namanya kasih sayang harus diberikan setiap hari kepada teman, orang tua, kerabat, dan orang-orang di sekeliling kita yang patut kita sayangi. Mirisnya, bagi para remaja ‘kasih sayang’ dimaknai sebagai kasih sayang antar lawan jenis atau kekasih. Bagi yang sudah menikah saling berkasih sayang sangatlah dianjurkan. Bagaimana dengan yang belum menikah? Naudzubillah, hal itu sudah sangat kelewatan karena kasih sayang bagi yang bukan muhrim hukumnya adalah haram dan sama saja dengan zina.
     Banyak fenomena yang kita temui di lapangan bahwa gadis-gadis yang masih suci merelakan keperawanannya bagi sang pujaan hati tepat pada hari Valentine. Hal itu terjadi karena adanya rayuan dan bujukan dari kekasihnya. Biasanya teman prianya mengatakan bahwa si gadis belum bisa membuktikan perasaan cintanya kepadanya jika belum melakukan hubungan sex, dengan kata lain gadis tersebut akan ditantang sejauh mana rasa cintanya kepada pasangannya. Padahal hari itu adalah hari Valentine dimana si gadis harus memberikan kasih sayang sebagai ‘hadiah’ kepada pasangannya. Sungguh ironis sekali. Maka tak jarang kita temui di etalase toko dipajang parsel-parsel valentine dalam bentuk satu paket lengkap dengan kondomnya. Artinya, pebisnis semakin tak menghiraukan lagi moral manusia yang dipikirkannya adalah meraup untung sebanyak-banyaknya dari konsumen. Konsumen yang didominasi anak muda memang sangat takut jika setelah berhubungan sex berakibat pada kehamilan oleh sebab itu kondom menjadi laris manis di kalangan remaja yang belum menikah. Hal tersebut menunjukkan bahwa kondom atau pengaman sex telah aman beredar bebas dan dibeli oleh siapapun bahkan dijual dalam satu paket Valentine beserta bingkisan coklat, permen dan boneka dengan harga yang sangat terjangkau dan mudah dibeli oleh para remaja. Jika sudah demikian, pastilah banyak remaja Indonesia yang terancam pergaulan bebas.
     Pergaulan bebas sangat parah akibatnya bagi kemajuan bangsa. Remaja yang melakukan free sex akan terkena dampak negatifnya seperti kemungkinan hamil di luar nikah, aborsi, penyakit kelamin, AIDS, menanggung malu, dikucilkan teman, aib masyarakat dan gangguan kejiwaan. Mengingat remaja adalah tombak kemajuan suatu bangsa, yaitu generasi bangsa yang diharapkan perannya untuk mandiri, bersikap intelek, cerdas, berwawasan serta bersahaja pada masa depan bangsa dan negara. Jika remajanya sudah hancur tak punya pegangan lagi maka jatuhlah sebuah negara.
     Sebenarnya tanpa kita sadari Valentine merupakan pengaruh budaya barat yang menggerogoti sikap ketimuran bangsa kita. Norma sosial, agama dan moral semakin dikesampingkan demi bertindak mengadopsi budaya barat free sex. Selain itu siapapun yang memperingati dan mengakui adanya Valentine's day sebenarnya telah memperingati hari kematian Santo Valentinus seperti yang telah diceritakan lewat sejarahnya tadi. Kita adalah bangsa yang berkhlak dan beragama seharunya bisa memfilter segala budaya asing yang masuk ke Indonesia, jangan hanya sekedar gaya. "Ini gue! Gue udah bisa mabuk and Free sex bro, gaul kan gue?". BUKAANN!! Bukanlah seperti itu cerminan anak bangsa yang sehat.
     Oleh karena itu marilah kawan kita berpikir jernih akan setiap tindakan yang akan kita perbuat. Jika di lingkungan kita tengah marak menyuarkan Valentine, layak atau tidakkah kita terhanyut arus seperti mereka. Kita punya hati, hati harus dipakai untuk merasakan mana yang baik dan buruk. Kita punya otak, harus dipakai untuk berpikir. Kita punya mata, pakailah untuk melihat fakta yang ada. Kita punya telinga, pakailah untuk mendengar ajakan-ajakan sehat untuk dapat menata hidup kita lebih baik. Sehat dalam artian bebas dan tak tercemar hal-hal berbau maksiat. Dan hanya binatanglah yang memiliki otak namun tidak berakal.
 
   
So, masihkah anda berminat merayakan Valentine's day??


 

3 komentar:

  1. Saya ga minat rayain Valentine Day. Thanks informasinya.

    Nice share.

    BalasHapus
    Balasan
    1. >BAGI (i) YANG SERING KALAH
      DALAM BERMAIN TOGEL ANDA BISA DAPATKAN
      SOLUSINYA DENGAN BERGABUNG DI MEMBER
      MASTER TOGEL INDONESIA.
      DARI PADA SAUDARA (i) PASANG ANGKA YANG
      TIDAK JELAS, NIAT HATI INGIN MENANG
      NAMUN MALAH TAMBAH HANCUR-HANCURAN
      & TAMBAH MELARAT AKHIRNYA DILILIT
      UTANG PIUTANG HARTA,KAS UANG RAIB
      ENTAH KEMANA.
      COBA PIKIRKAN KERUGIAN ANDA TIAP HARI?
      JIKA BERMINAT GABUNG DENGAN MASTER TOGEL
      SILAHKAN HUBUNGI=KI SANTA
      Karna saya buktikan angka yg diberikan KI SANTA 4d 9215 SGP betul’’ tembus 100%.allhamdulillah berkat bantuan AKI SANTA saya dapat 239 juta dan saya sudag lunasin hutang hutang saya yang ada DI BANK.HUB.AKI SANTA DI NOMOR
      082311843455 HK/SGP/ JIKA ADA YANG BERMINAT NOMOR GHOIB HASIL RITUAL SILAKAN HUBUNGI KI SANTA PETIR DI JAMIN TEMBUS 100%.JIKA ANDA INGIN DAPAT ANGKA GOIB KLIK DISINI
      /
      UNTUK PUTARAN SGP HKG LAOS SIDNEY MACAU THAILAND MALAYSIA UNTUK 2D 3D 4D BESOK HARI MINGGU 18 AGUSTUS 2014 thank’s room’x sobat,,,,
      ………..

      Hapus
  2. met malam senang datang berkunjung di blog sahabat

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your Pasif Income

Adsense Indonesia

Domain & Hosting mulai 30rb, Click disini! (The cheapest Domain & Hosting)

hosting