Jelajahi Jember dalam 1 hari anda!

7/05/2012

Menunda = Menumpuk Pekerjaan

Esok Bukan Milik Kita

   Setiap hari manusia selalu memiliki rutinitas atau agenda yang bervariasi. Mulai dari bangun tidur kita pun sudah terprogram untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Mungkin setelah bangun tidur kita harus merapikan tempat tidur dulu, melipat selimut, lalu berolahraga, mandi, menyiapkan sarapan lalu berangkat ke kampus, misalnya. Dari hal yang sederhana tersebut mau tidak mau kita memang harus menjalaninya setiap hari, inilah hidup. Hidup kita mempunyai tujuan. Dan tujuan itu akan tercipta dari adanya hal-hal sederhana tersebut. Namun terkadang, hal sederhana akan terasa sangat sulit dilakukan. Berbagai banyak godaan akan menggoda kita. 
    Seperti halnya saat kita mau mengerjakan PR atau tugas kuliah seusai pulang dari sekolah atau kampus. Tugas tersebut sebenarnya sangat mudah untuk dikerjakan, hanya memakan waktu tiga puluh menit saja, namun berbagai alasan kembali menggoda niat kita untuk menyelesaikan tugas itu. Tiba-tiba saja kantuk datang menyerang, teman mengajak keluar atau belanja, disuruh bantu ortu bersihin rumah, game online yang masih seru-serunya. Yah, hal-hal menyenangkan itulah yang mengalihkan niat kita untuk mengerjakan tugas. Pasti kita pikir 'ah nanti saja, masih ada waktu'. Dan tak terasa hari sudah sore. Pada saat sore hari waktunya les musik atau saatnya bermain basket bersama teman di lapangan dekat rumah dan beberapa kegiatan lainnya. Maka, kita akan cenderung untuk menunda mengerjakan tugas tersebut. 'kan masih bisa dikerjakan malam hari, santai', begitu pikir kita. Namun setelah malam hari sehabis mandi badan mulai kecapekan dan butuh istirahat ekstra, akhirnya kita pun tertidur dan hari pun silih berganti menjadi pagi lagi. Dan ternyata, hari ini tugas harus dikumpulkan, alhasil gara-gara menunda tugas belum sempat dikerjakan sama sekali. Di sinilah otak kita baru menyadari bahwa 'seandainya kemarin aku kerjakan dulu', 'seandainya aku nggak main game online dulu'. Memang penyesalan selalu ada di akhir. Dan kitalah yang hanya bisa gigit jari, mendapat pengurangan nilai, jika nanti rapor atau IP sudah keluar. 
   So, guys... penyakit yang paling sulit disembuhkan adalah penyakit M atau Malas. Ketika orang sudah nggak mood, bosan, jenuh, lesu dan tak bergairah lagi untuk melakukan sesuatu maka mereka cenderung menundanya, mereka pikir hari esok masih panjang. Namun siapa tahu jika ternyata 3 jam kemudian meninggal? No one knows about it! Nggak ada ceritanya orang mau meninggal itu direncanakan dulu. 
   Dengan kata lain kita tidak bisa menghentikan waktu. Waktu akan terus berputar yang mengubah kenyataan menjadi masa lalu. Apa yang kita kerjakan sekarang 1 detik kemudian sudah berubah menjadi masa lalu kita. Masa lalu yang buruk atau baikkah? Maka, waktu yang ada ini harus kita gunakan sebaik mungkin. Menunda berarti menambah beban untuk hari esok. menunda berarti mengabaikan kesempatan, dan kesempatan tidak akan datang dua kali, kecuali kamu beruntung
   Just do it now or never! Lakukan sekarang atau tidak sama sekali. Jika kita tidak melakukan apa yang kita inginkan atau impikan sekarang maka belum tentu esok kita bisa merealisasikannya. Namun dalam kurung hal yang positif yah. Sebaliknya, jika kita tergoda untuk melakukan kejelekan, tunda dan tunda terus dan tunggulah sampai esok, maka kita akan urung untuk berbuat jelek. 
    Kawan, sebenarnya manusia mulai lahir sudah dibekali dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kita pasti bisa merasakan dan mengukur seberapa besar kemampuan kita. Nah, di sinilah rasa percaya yang kuat sangat penting untuk merealisasikannya. Jangan malah pesimis dan selalu merasa minder terhadap kelebihan orang lain saja. Jika kita melihat orang lain bisa maka kita pun bisa. Karena kita sama-sama manusia yang membedakannya hanyalah usaha dan keberuntungan. Namun bagaimana keberuntungan bisa didapat jika peluang untuk maju dan berusaha tidak dilakukan dulu? Yap, usaha dulu, lakukan sekarang juga dan...Let's go! Melesatlah setinggi langit, karena jika kamu terjatuh kamu masih terjatuh diantara gemerlapnya bintang-bintang di langit. 
   Time never stop, but our time someday will be stopped. 
  

1 komentar:

  1. don't put off till tomorrow what you can do today
    nice posting sahabat

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your Pasif Income

Adsense Indonesia

Domain & Hosting mulai 30rb, Click disini! (The cheapest Domain & Hosting)

hosting