Jelajahi Jember dalam 1 hari anda!

10/29/2012

Punahnya Bahasa

Bahasa Daerah dan bahasa Internasional

          Bahasa adalah alat komunikasi bagi semua orang. Tanpa bahasa kita kesulitan untuk menyebut dan membedakan suatu nama, bisa nama benda, tempat, orang, ataupun warna. Karena bahasa memiliki beragam kata. Ada bermacam-macam bahasa di dunia yang digunakan orang sebagai alat komunikasi. Ada bahasa Indonesia, bahasa Belanda, bahasa Spanyol, bahasa Tagalog, bahasa Melayu atau bahasa Inggris, yang notabene menjadi bahasa internasional.
           
      Apakah bahasa Internasional?
     
     Yakni bahasa yang digunakan orang sebagai bahasa standart komunikasi dengan orang di seluruh dunia. Bahwasanya orang harus memahami bahasa Internasional ini ketika bertemu dengan bangsa lain atau berada di luar negeri. Dan bahasa yang ditetapkan menjadi bahasa internasional kita sekarang ini adalah bahasa Inggris. Maklum saja, Inggris pada sejarahnya adalah negara yang memiliki tanah jajahan terluas dan dimana-mana. Maka tak heran perkembangan bahasa inggris pun juga merajai dunia.
   Belajar atau menguasai bahasa Inggris, memang membawa manfaat yang sangat besar bagi kita. Kita bisa berkomunikasi dengan bangsa lain, bisa berprofesi sebagai penerjemah, bisa membaca artikel-artikel luar negeri di internet atau bisa mendapatkan beasiswa gratis ke luar negeri karena kemampuan berbahasa kita. Kebutuhan akan bahasa Inggris ini ternyata membawa dampak bagi perkembangan pendidikan di Indonesia, termasuk ditetapkannya pelajaran bahasa inggris sebagai mata pelajaran wajib dalam kurikulum di sekolah Indonesia. Maka mau tak mau Indonesia juga harus memiliki pengajar profesional yang mampu berbahasa inggris juga. Ternyata hal ini dilirih oleh para pengusaha sebagai peluang bisnis yang menarik, yaitu dengan mendirikan lembaga-lembaga belajaratau English Course sebagai  area pembelajaran bahasa Inggris pendukung mata pelajaran di sekolah.
    Sekarang ini, telah banyak juga wali murid yang belajar berbahasa inggris. Sehingga, tak jarang ketika di rumah anak dan orang tua berkomunikasi dalam bahasa inggris dengan motivasi agar anak terbiasa berbahasa inggris yang nantinya akan lebih mudah menghadapi perkembangan teknologi dan perkembangan pendidikan di Indonesia. Bahasa Inggris juga dinilai sebagai bahasa penambah Prestige ata gengsi.  Karena orang beranggapan bahwa orang yang mampu berbahasa inggris adalah orang yang cerdas, bersahaja dan dari golongan menengah atas.
     Keinginan untuk lebih mendapat tempat di hati teman sekelas, pujian guru, ataupun anggapan masyarakat di lingkungan sekitar dan tempat tinggal, membuat anak termotivasi untuk cenderung berbahasa inggris dan berbahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Bahkan anak mempunyai rasa malu jika diajak berkomunikasi oleh orang yang menggunakan bahasa daerah, seperti bahasa jawa, sunda ataupun bahasa madura. Mayoritas mereka akan berkomunikasi dan berinteraksi dengan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, karena sejak kecil mereka dibiasakan untuk menggunakan kedua bahasa tersebut oleh orang tuanya, meski sebenarnya orang tuanya bisa berbahasa daerah. Tapi lagi-lagi, karena alasan kebutuhan mengejar kemajuan jaman dan Prestige, membuat orang enggan mempertahankan bahasa daerahnya.
    Lantas, jika orang sudah malu berbahasa daerah. Siapa lagi yang akan bangga dengan bahasa daerahnya di Indonesia ini?
     Indonesia adalah negara Bhineka Tunggal Ika dengan beragam suku, budaya dan bahasa berbaur menjadi satu, yaitu bangsa Indonesia. Karenanya Indonesia mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing karena kekhasan dan keunikannya, termasuk kehadiran bahasa daerah sebagai aset budaya. Sekali lagi, jika aset budaya ini mulai luntur dan enggan dilestarikan oleh bangsa Indonesia sendiri, siapa lagi yang akan mewariskan ke anak cucu kelak? Siapa lagi yang akan mengenal bahasa jawa, bahasa sunda atau bahasa madura?
     Fenomena kebahasaan di Indonesia tersebut jika dibiarkan begitu saja tanpa ada usaha untuk sosialisasi dan pelestarian budaya daerah, sudah jelas beberapa puluh tahun lagi. Indonesia hanyalah tinggal nama dengan keberagaman bahasa daerahnya saja dalam buku sejarah. Karena bahasa daerah ternyata di masa depan telah punah. Punah oleh bangsanya sendiri yang malu berbahasa daerah.
    Oleh karena itu kawan, kita sebagai generasi penerus bangsa, mari lestarikan dan bangga untuk berbahasa daerah dan  berbahasa Indonesia. Bahasa Internasional juga penting, namun jangan lantas mengesampingkan bahasa daerah begitu saja. Semakin banyak bahasa yang kita kuasai, maka semakin kayalah kita akan pengetahuan akan bahasa. Dengan kata lain kita mampu menghargai warisan leluhur kita yang telah mempertahankan bahasa daerah tersebut sampai pada generasi kita ini. 

2 komentar:

  1. Artikel yang bermanfaat gan, pengetahuan saya jadi nambah. thanks gan.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your Pasif Income

Adsense Indonesia

Domain & Hosting mulai 30rb, Click disini! (The cheapest Domain & Hosting)

hosting