Jelajahi Jember dalam 1 hari anda!

3/23/2013

Keluarga Besar Kelompok 3 Olean

45 Hari Bersama Keluarga Baru

    17 Januari hingga 2 Februari 2013 adalah masa-masa menyenangkan bagiku. Bahwa selama 45 hari tersebut aku menemukan keluarga baruku. Ya, keluarga baru berbhineka tunggal ika, berbeda agama, suku, bahasa dan karakter. Namanya juga mahasiswa beda fakultas yang dikumpulkan dalam satu kelompok kecil Olean, desa tempatku KKN di kabupaten Situbondo. Keluarga baru yang berada dalam satu kontrakan kecil. Well, Kawan. Berikut adalah nama dan karakter personel Kelompok 3 Olean dusun Krajan saat aku KKN kemarin :
1. Ketua : Luluk Minarsih
    Gadis bermata sipit ini adalah sosok pemimpin yang tangguh. Tak lain dia adalah ketua kelompok 3 yang selalu bertanggung jawab dalam menjalankan setiap program desa selama KKN. 
   Lahir di Probolinggo, membuatnya menjadi fasih berbahasa Madura. Inilah salah satu kelebihan anggota kelompok yang nanti akan dimanfaatkan saat kegiatan sosialisasi program, berhubung warga desa Olean mayoritas berkomunikasi dalam bahasa Madura. Hal yang paling berkesan dari mahasiswi satu ini adalah suaranya yang lantang atau cempreng (Bahasa Jawa : agak cerewet dan cepat bicara). Sehingga kadang jika marah-marah dia bisa melafalkan kalimat imperatif tanpa sadar secepat kilat, hingga kami sebagai anggota kelompok hanya angguk-angguk kepala saja. :) Namun tanpa ketua kami ini, kelompok 3 tentu akan mengalami kesulitan dalam menjalankan program. Oya, selain menjadi ketua kami calon perawat ini juga dipercaya sebagai sekretaris II kelompok desa Olean. Keren kan?
2. Reni Paridawati  
  Mahasiswi jurusan administrasi negara ini berambisi untuk menjadi teller bank. Dia adalah sosok yang kreatif, gokil dan rame. Jadi untuk kegiatan kumpul-kumpul atau organisasi, dialah yang sering aktif menuangkan ide dan bisa mencairkan suasana agar lebih akrab.     Namun dia sering mengalami kesulitan saat menjalankan programnya sendiri, yaitu program diet. Ya, bisa dibilang dia agak tambun hanya di bagian perut saja. Gara-gara kebanyakan ngemil dan jarang olahraga. Dia juga dipercaya sebagai sekretaris I dan sebagai sie. konsumsi acara. Panggilan alaynya sekarang ini adalah 'Cemul'
3. Monafisa Rizqi
    Siapa dia? Hehe. Tak lain adalah writer sendiri. Yeah, that's me! Di sini aku menjadi juru masak kelompok 3. Urusan dapur dan keuangan saya yang pegang. Jadi untuk kelangsungan hidup personel kelompok 3 memang sudah dipercayakan padaku. Dari sini aku bisa belajar bahwa menjadi juru masak dan pengatur keuangan itu butuh kreatifitas, kecermatan serta kesabaran. Apa jadinya jika juru masak emosian? Pasti, masakan yang disajikan takkan bisa lezat jika dibumbui emosi. 
    Mahasiswi ini adalah teman akrab Reni. Dia adalah salah satu gadis berbehel yang penuh keceriaan. Selalu ada senyum dan tawa di kontrakan gara-gara banyolannya. Namun ada satu program intern yang dia buat, yaitu sosialisasi masakan pedas. Wah, ini dia yang seru! Jadi masakan apapun yang dimasak si Dita pasti pedas dan setiap hari harus ada sambal dan sambal. Tak peduli apakah perut teman lainnya akan perih. Tetep sambal menjadi idola nomor satu baginya. Hot Chili Sauce is the best! 
5. Husnil 

    Ini dia si raja dangdut dan raja Bollywood. Tiap hari tak pernah absen dari yang namanya olah vokal. Untungnya suaranya merdu dan bercengkok. Jadi cukup enak di dengarlah. Yang membuat sebel terkadang adalah tingkahnya yang innocent dan membuat sesuatu menjadi simpel, seperti hidupnya. Dia juga personel yang fasih berbahasa Madura. Sehingga saat kegiatan KKN dia berperan penting saat terjadi kendala bahasa dengan warga. Obsesinya adalah menjadi terkenal seperti Syah Rukh Khan.
   Ini dia mahasiswa yang bercita-cita menjadi seorang Gubernur. Konon, cita-cita ekstrim ini telah jauh hari ditulisnya sejak dia SMP. Secara fisik atau penampilan sih sudah meyakinkan untuk menjadi Gubernur. Apalagi dengan kacamata berframe hitam yang bersemayam di kedua matanya. Namun sayangnya mungkin cita-cita tinggi perlu take action. Mimpi akan jadi mimpi jika tidak dicitrakan mulai sekarang. 'Bapak Gubernur' satu ini lebih suka mondar-mandir pulang pergi dari Bondowoso (tempat tinggalnya) - Situbondo (kontrakan KKN). Apalagi ditambah dengan hobi 'Touring' dan ngebutnya. Wah pasti nanti kalau jadi Gubernur, akan ada program rutin Touring keliling jawa bahkan keliling dunia. hm...
7. Muh. Ulin Nuha
    Awalnya personel ini amat pendiam dan hanya berbicara saat perlu. Kerjaanya menginap di balai desa bersama beberapa teman akrab tehniknya. Tapi ternyata setelah setengah perjalanan hari-hari KKN, sikapnya berubah 180 derajat. Keluralah sikap alaynya yang tak terduga. Ternyata 'rame' juga. Dia lebih berpikiran dewasa dan juga menyukai dunia elektronika. Tak heran saat di kontrakan, kipas angin tengah rusak, Ulin bisa memperbaikinya dengan obeng yang ternyata sudah siap sedia selalu di dalam tas ransel. 
    Keturunan Chinese satu ini salah satu mahasiswa ulet yang tengah sibuk KKN sembari mengerjakan skripsinya. Dia adalah satu-satunya personel Chinese di kelompok 3. Namun jangan salah dia juga gokil dan rame ternyata. Prinsip hidupnya, bahwa kalau hal sesulit apapun pasti bisa dikerjakan mulai hal simpel. Dan sekarang ini, karena kegigihannya, dia berhasil lulus sidang skripsi dan sudah bisa menyandang titel 'S.T.' atau sarjana tehnik, yang nantinya akan wisuda pada bulan Juli. Dan bahkan rencananya dia akan melanjutkan studi melalui beasiswa S2 ke Taiwan. Salut man!
9. Danang Kusmiwardana

    Personel satu ini adalah satu-satunya personel pria yang berbehel dan terkenal bawel. Eits, tapi jangan salah dia lebih gokil lagi dan memiliki guyonan yang membuat perut sakit. Mahasiswa satu ini lebih dikenal mirip artis, itu sih kata anak-anak kecil desa Olean. Dia bercita-cita menjadi manager PLTU Paiton setelah lulus nantinya dan mengikuti jejak orang tuanya. Dia adalah partner kerja yang oke saat menjadi MC di atas panggung, kreatif dan mampu bersosialisasi dengan orang lain.
10. Hafid 
    Mahasiswa yang baru mengikuti KKN pada minggu ke-3 ini memang sedang mengalami gangguan medis. Sehingga diharuskan beristirahat sementara waktu oleh dokter yang berakibat dia tidak bisa mengikuti kegiatan KKN bersama-sama dari awal. Hafid adalah personel yang paling pendiam. Mungkin juga karena keakraban bersama personel kelompok 3 yang kurang terjalin karena tidur terpisah, tidak tinggal bersama di kontrakan. Namun, dia juga bertanggung jawab. Meskipun telah 2 minggu tidak ikut KKN karena sakit, dia masih berusaha untuk bisa mengikuti kegiatan dan program kelompok semaksimal mungkin.
    Oke Kawan, personel-personel yang ku banggakan itu adalah personel hebat kelompok 3. Tanpa kalian program dan kegiatan takkan bisa berjalan lancar. Gara-gara kalian aku menemukan sebuah persahabatan dan kebersamaan sebagai keluarga baru. Semoga kita bisa terus bersama berjuang mewujudkan cita-cita kita. Paling dekat, kita bisa lulus kuliah dengan nilai memuaskan. God Job all! :)


1 komentar:

  1. seep,,,:)
    tp persahabatan ini tak boleh hanya sampai disini saja y :)
    jln qt msh panjang,,selama msh ada waktu untuk bertemu,,, yuk jgn ragu untuk saling bertegur sapa :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your Pasif Income

Adsense Indonesia

Domain & Hosting mulai 30rb, Click disini! (The cheapest Domain & Hosting)

hosting