Jelajahi Jember dalam 1 hari anda!

4/14/2013

Marching Band Terbesar di Jember

Semarak 1.200 Peserta Marching Band

   
    Baliho besar dan banner-banner akan detik-detik menghitung hari menjelang acara masal Jember Open Marching Band sudah digemakan. Semuanya sudah tersebar di seluruh penjuru Jember, sehingga info agenda masal ini sudah bisa diketahui oleh khalayak umum. Salah satu yang paling jelas, adalah baliho besar yang berada di depan kantor Pemkab Jember. Bahwasanya pada hari Minggu, 14 April 2013 akan dihelar acara besar yaitu Marching Band. Maka baliho besar itu pun tak luput dari penglihatanku dan kusimpan di memori otakku untuk segera pada hari Minggu menuju pusat kota, yaitu alun-alun Jember.
    Hari Minggu pun tiba, gara-gara begadang hingga larut malam, badan jadi terasa pegal-pegal dan mata berat sekali untuk dibuka. Setelah menunaikan subuh, badan kembali kuistirahatkan untuk sejenak mencium wangi dan empuknya bantal mickey mouse ku. Tak lama kemudian kupandangi jam digital di ponselku. Ah, ternyata sudah pukul setengah delapan pagi. Aku harus cepat-cepat berbenah dengan perangkat olahragaku untuk segera menuju alun-alun Jember, karena Marching Band akan digelar secara masal. Hal ini patut didokumentasikan. Tak lupa kuajak sepupuku, Tiwi untuk ikut bersamaku menuju alun-alun dengan bersepeda. Ternyata sepeda United putih, dipakai oleh omku, dan hanya tertinggal 1 sepeda United hitam dan sepeda anak, yang tak lain adalah sepeda sepupuku yang masih kelas 1 SD. Wah, kalau pergi berdua dengan 1 sepeda takkan bisa. Hm.. Akhirnya aku pun mengalah, aku memilih menggunakan sepeda anak 50 cm-an berwarna merah. Segera kutalikan tali sepatuku, tak lupa membawa Nikon Ungu kesayanganku lalu berpamitan berangkat pada tanteku tercinta. Aku dan Tiwi pun meluncur dengan mengayuh sepeda penuh semangat menuju alun-alun kota Jember. Mungkin lagu 'Selamat Pagi'-nya Run cocok untuk membuat video klip kami dalam menyambut pagi saat ini ;).
    Kami pun akhirnya tiba di area alun-alun Jember. Banyak anak yang memakai T-shirt biru sama persis memadati alun-alun ini. Setelah ku amati ternyata mereka adalah para peserta Marching Band yang akan tampil nanti. Tak sedikit diantara mereka yang membawa alat musik, seperti perkusi, pianika, terompet, drum, dan masih banyak lainnya. Tampak dari raut muka wajah mereka semangat yang menggelora menyambut semaraknya acara marching band masal ini. Memang Marching Band kali ini melibatkan peserta yang sangat banyak dari kalangan siswa SD, SMP dan SMA yaitu berjumlah 1.200 peserta. Acara ini merupakan salah satu dari program BBJ (Bulan Berkunjung Jember) 2013. 
    Sambil menunggu, kami berdua pun bersepeda mengelilingi alun-alun sambil mengamati hal-hal unik sembari hunting video dan foto untuk reportase. Rencananya reportase akan kukirimkan ke Wideshoot Metro TV yang menyediakan hadiah besar bagi reportasenya yang terpilih. Maka, tak lama saat menemukan lokasi yang pas dan pencahayaan oke, aku segera menyuruh Tiwi untuk merekam video, sedangkan aku bertugas sebagai reporter yang melaporkan jalannya kegiatan seperti yang ada di televisi. Lokasi yang ku ambil adalah lokasi yang menarik banyak orang datang. Salah satunya adalah area utara alun-alun, atau depan tugu Adipura. Dimana banyak bikers yang tergabung dalam biker's club unjuk gigi dalam menampilkan gaya unik dan menarik bersepeda. 
   
   Jarum jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi, namun acara ternyata ngaret dan belum dimulai juga. Akhirnya kusempatkan dulu untuk membeli minuman isotonik dulu. Ternyata setengah jam kemudian aku dan Tiwi kembali ke tengah alun-alun Jember, suasana masih sama, panas dan berkeringat. Memang terlihat dari kejauhan jika para peserta marching band yang berada di tengah lapangan rumput alun-alun mulai gerah, capek dan kepanasan. Bahkan ada satu dua peserta yang tiba-tiba dibawa oleh beberapa staf. Seorang anak SD pingsan dan kemudian disusul dengan peserta lain pengibar bendera yang pingsan. Mereka pun segera digendong dan dibawa ke mobil ambulans yang sudah terjaga sejak tadi. 
    Perlu sedikit bersabar, akhirnya penantian datang juga. Pada pukul 10 pagi, akhirnya para peserta marching band sudah membentuk formasinya sesuai jenis alat musik dan pemateri. Yang pertama, grup terompet menyamakan nada bersama-sama dulu. 
   Berhubung hari sudah mulai letih dan panas, aku dan Tiwi memutuskan untuk pulang ke rumah saja. Tentu saja bayangan kami adalah masakan lezat tante yang sudah terhidang di atas meja makan. Hmm... pasti lezat. Apalagi saat itu perut kami sudah keroncongan sekali. Ya, kami tidak mengikuti jalannya acara hingga selesai. Karena dari awal panitia sudah memberitahukan bahwa  agenda acaranya sampai sore nanti. 
    Setiba di rumah, langsung saja ku buka Lenovo Spidermanku dan menghubungkan wifi. Segera kutransfer data dari Nikon ungu itu ke file privasiku. Dan segera mengunjungi situs resmi Metro TV untuk registrasi dulu. Ternyata untuk masuk dan membuat akun di situs tersebut, membutuhkan waktu yang lama dan penuh kesabaran. Alhasil 2 laptop dan 1 PC yang ada di rumah menjadi bahan percobaan koneksiku. Dan ternyata semuanya gagal. Susah sekali mengupload video ke Metro TV dengan berkali-kali trial error. Akhirnya sore hari aku memutuskan menguploadnya di warnet. Dan... meskipun kecepatan loadingnya sangat cepat, memang sepertinya sulit sekali untuk diupload. Video yang masih diproses menjadi macet tengah jalan. Ya sudahlah... meskipun keinginan untuk bisa menampilkan reportasi di televisi telah pupus. Akhirnya aku beralih menuju Youtube. Yup! Simak reportasenya di sini ya ^^


Klik video atau kunjungi :

 http://www.youtube.com/watch?v=hPiVQv1Pmbw



0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Your Pasif Income

Adsense Indonesia

Domain & Hosting mulai 30rb, Click disini! (The cheapest Domain & Hosting)

hosting